Ilustrasi: Tim Falakiyah melakukan pemantauan Hilal (Rukyatul Hilal). (Sumber: Unsplash)JAKARTA - Kurang dari dua bulan lagi, umat Islam akan menyambut bulan suci Ramadan. Berdasarkan data astronomi terkini pada Selasa (6/1/2026), awal puasa Ramadan 1447 Hijriah diprediksi kuat akan dilaksanakan secara serentak oleh Pemerintah (Kemenag), Muhammadiyah, dan Nahdlatul Ulama (NU).
Berdasarkan perhitungan hisab (astronomi) yang dirilis oleh Pusat Riset Antariksa BRIN dan Maklumat Pimpinan Pusat Muhammadiyah, posisi bulan pada saat itu sangat mendukung untuk terjadinya kesamaan awal puasa.
Profesor Riset Astronomi dan Astrofisika BRIN, Thomas Djamaluddin, dalam analisis astronominya menyebutkan bahwa konjungsi (ijtimak) awal bulan Ramadan 1447 H akan terjadi pada tanggal 17 Februari 2026.
Pada saat matahari terbenam di tanggal 17 Februari 2026 tersebut, posisi hilal di seluruh wilayah Indonesia diprediksi sudah berada di atas ufuk dengan ketinggian yang signifikan (di atas kriteria MABIMS Baru, yaitu minimal 3 derajat dan elongasi 6,4 derajat).
Meskipun secara hitungan sains sudah terlihat, Kementerian Agama RI tetap akan menggelar Sidang Isbat pada pertengahan Februari nanti untuk memverifikasi secara hukum (de jure). Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah Kemenag menyatakan bahwa tim pemantau hilal akan disebar di 124 titik di seluruh Indonesia.
Kabar baik berlanjut hingga Syawal. Berdasarkan kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) yang mulai disosialisasikan, Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 H juga diprediksi akan jatuh bersamaan pada hari Jumat, 20 Maret 2026.
Kesamaan waktu ibadah ini tentu menjadi angin segar bagi persatuan umat Islam di Indonesia tahun ini, meminimalisir perdebatan yang sering terjadi di tahun-tahun sebelumnya.
Dengan waktu yang tersisa sekitar 40 hari lagi menuju Ramadan, umat Islam diimbau untuk mulai mempersiapkan diri. Mulai dari melunasi utang puasa tahun lalu (qadha), memperbanyak puasa sunnah di bulan Rajab dan Sya'ban, serta menjaga kesehatan fisik.
Jangan sampai tumbang saat tarawih pertama! Mulai rutinkan minum Madu & Habbatussauda untuk detoksifikasi tubuh sebelum masuk bulan puasa.
Stok Herbal Ramadan DiMAN